Selasa, 17 November 2015

Buruh Ajak Warga Isi Petisi Pencabutan PP Pengupahan


Cimahi,KSPI- Aksi longmarch buruh ke Jakarta dilakukan sambil menyebarkan petisi ke warga di daerah yang dilintasi, Senin (16/11/2015). Mereka ingin merangkul sebanyak-banyaknya dukungan agar Presiden RI Joko Widodo.
Seperti saat buruh melintasi kawasan industri Cimindi tempat banyak perusahaan di ruas Jln. Mahar Martanegara. Petisi dituangkan dalam kertas ukuran postcard, warga yang mendukung membubuhkan identitas dan tanda tangan.
Buruh Ajak Warga Isi Petisi Pencabutan PP Pengupahan ( foto : ocha )
Buruh Ajak Warga Isi Petisi Pencabutan PP Pengupahan ( foto : ocha )

Korlap aksi dari Konfederasi Serikat Pekerja Metal Indonesia/Kondeferasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPMI/KSPI) Yayan Mulyana mengatakan, isi petisi yaitu buruh dan rakyat menolak PP Pengupahan.
“Karena itu dilajukan aksi sambil jalan kaki sehingga kita bisa menyapa masyarakat sepanjang jalan dan minta dukungan,” katanya.
Aksi tersebut disebut sebagai aksi pra-mogok nasional yang akan berlangsung 24-27 November 2015 mendatang.
“Gerakan ini menyikapi pemerintah yang menghiraukan aksi buruh di berbagai daerah menuntut pencabutan PP Pengupahan No.78/2015. Alih-alih mencabut malah mengeluarkan edaran Permendagri agar PP dilakukan secepatnya mulai penetapan UMK 2016. Ini bentuk pemaksaan kehendak, maka buruh harus berontak demi perjuangkan kesejahteraan,” ujarnya (http://www.pikiranrakyat.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar