Asosiasi Pelajar Indonesia Dukung Perjuangan Buruh Tolak PP Pengupahan
Jakarta, GarisDua.com
– Rabu, 4 November 2015, redaksi GarisDua.com mendapatkan kiriman email
dari seorang kawan di sosial media. Awalnya email tersebut menurut ku
biasa saja, ya hanya sekedar pernyataan sikap yang dikirimkan oleh
aktivis atau pemerhati buruh, yang berisi dukungan atas perjuang buruh
menolak PP No.78/2015 tentang Pengupahan.
Yang kemudian menjadi menarik bagiku
adalah nama organnya yaitu Asosiasi Pelajar Indonesia. Pernyataan sikap
dari Asosiasi Pelajar Indonesia tersebut, bagiku, merupakan suatu
kemajuan dalam membangun kesadaran perjuangan “menyiarkan kebenaran”
bukan “menyiarkan kebencian” seperti yang sedang menjadi trending topic pekan ini.
Ternyata adik-adik pelajar juga memiliki
keresahan yang sama dengan kawan-kawan buruh terhadap PP Pengupahan.
Ini menjadi sinyalemen bagi Pemerintah bahwa bayang-bayang kemiskinan
buruh juga menghantui generasi muda Indonesia, yaitu pelajar Indonesia.
Kami, buruh Indonesia, tidak meminta
adik-adik pelajar untuk turun ke jalan berjuang bersama kami menolak PP
Pengupahan, melainkan berjuanglah dengan cara mu sendiri sebagai
pelajar, sebagai calon cendikiawan, dan jika nanti kelak kau pimpin
negeri ini, kami, buruh Indonesia, meminta agar jadilah pemimpin yang
mendengarkan rakyat mu.
Berikut adalah pernyataan sikap dari Asosiasi Pelajar Indonesia :
Pernyataan sikap Asosiasi Pelajar Indonesia atas PP Pengupahan yang disahkan oleh Presiden Jokowi dan segenap jajarannya :
Kami Asosiasi Pelajar Indonesia menolak
keras PP Pengupahan tersebut dan menghimbau agar pemerintah mencabutnya.
Alasannya karena PP Pengupahan tersebut akan menyengsarakan kelas
pekerja yang ada di Indonesia. Selain itu untuk keluar dari krisis
ekonomi Pemerintah harusnya menaikkan upah pekerja agar daya beli akan
meningkat.
Kami akan menunjukan solidaritas kami
kepada kelas pekerja dengan mencoba untuk menghimpun kawan kawan pelajar
dengan aksi solidaritas.
Kami Asosiasi Pelajar Indonesia bila
belum mampu menghimpun kekuatan pelajar untuk melakukan aksi massa
menolak PP Pengupahan akan ikut dalam aksi aksi menolak PP Pengupahan
yang akan dijalankan oleh kelas pekerja itu sendiri.
(JUT)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar